Rabu, 27 Maret 2013

Sinopsis Novel


LOVE DETECTIVE
oleh Luna Torashyngu

Olyen terpaska jadi detektif cinta.

Misinya, menyelidiki cewek idaman lain Abit, tetangga dan sahabat sedari kecil. Saingan berat kalo balap motor.

Kliennya Karin, sahabat dan teman sebangkunya Pacar Abit.

Tersangka Nadia (teman sekelas dan teman curhat Abit), Erie (adik kelas dan teman Abit satu tim basket sekolah), dan Putri (teman bimbel Abit yang kayanya sok akrab banget sama cowok itu).

Tapi… jangan-jangan tersangka kasus ini bukan hanya tiga cewek itu!

Sinopsis Novel


First Love Dilemma
oleh Pricillia A.W

Sejak kematian mamanya dan kepergian cinta pertamanya, hidup Azura terpuruk. Azura yang periang berubah menjadi gadis pendiam.namun, pertemuannya dengan Tristan membuat hidup Azura kembali berwarna. Gadis itu mulai berani membuka hatinya, dan pelan-pelan mampu membalut luka lama yang awalnya tidak pernah disentuhya.

Tetapi, ketika Azura mulai berani menata masa depan bersama Tristan, maa lalu seolah tak bias melepaskannya. Azura bertemu kembali dengan cinta pertamanya, yang ternyata adalah adik Tristan.

Manakah yang akan dipilih Azura, melanjutkan cinta masa lalunya atau merajut cinta baru?

Sinopsis Novel


CEWEK!!!
oleh Esti Kinasih

Susah deh kalo punya cowok pecinta alam. Malam minggu tetep aja ngejomblo, soalnya mereka lebih memilih ngapelin gunung daripada ngapelin pacar!

Coba aja Tanya sama Langen, Fani, dan Febi. Langen si keras kepala, pendukung emansipasi. Fani yang manis sebenarnya berjiwa pemberontak. Dan Febi yang ayu, masih berdarah ningrat. Apesnya, ketiganya berpacaran dengan tiga cowok gunung dikampus mereka.

Langen dan Rei jadian karena cinta, tapi lama-lama sering rebut. Fani pacaran dengan Bima karena terpaksa, lebih banyak ributnya daripada mesranya. Sedagkan hubungan Febi dan Rangga adem ayem aja.

Masalahnya: Rei, Bima, dan Rangga nggak pernah ngajak cewek mereka naik gunung, tapi bersedia jadi bodyguard Stella yang supergenit dan Josephine yang berbody yahut. Jelas Langen jadi “gerah” dicuekin Rei.

Akhirnya Langen cs menantang Rei cs kebut gunung alias dulu-duluan sampe puncak! Berhasil? Wah, emangnya Cuma coowok yang jagoan? Tul, nggak?

Sinopsis Novel


BackStreet aja
oleh Gisantria Bestari

Mayang dan Rista sama-sama cantik, sama-sama imut, sam-sama naksir cowok keren bernama Ariel… dan ternyata Ariel juga naksir Rista. Eh, tapi yang terakhir ini rahasia lho. Soalnya Mayang sama sekali ngga boleh tau. Soalnya klo Mayang sampai tahu, dia bisa marah besar dan mutusin persahabataannya dengan Rista. Dan Rista ngga mau musuhan dengan Mayang. Tapi Rista juga nggak mau kehilangan Ariel. Habis cinta mati seeeeh… Itu sebabnya dengan terpaksa dia meminta Ariel supaya mereka BACKSTREET AJA… Tapi masalahnya, sampai kapaaaaaaaannnnn mau backstreet terus?????

Sinopsis Novel


Elergi Cinta Bunga Desa
oleh Maria Angelina

          Dendam cinta di hati Rustam pada Ratna, sang primadona SMU Negeri 1 Tegal benar-benar  sudah berkarat. Hinaan dan cacian yang dilontarkan oleh Ratna kepadanya, membuat Rustam tak tahan lagi. Sehingga akhirya dia pun keluar dati sekolah, bahkan kemuadia menghilang entah kemana.
Setahun kemudian, muncul seorang seniman yang langsung melejit namanya. Dia bernama Rudi S. Tamara. Dia banyak disukai o;eh kaum muda termasuk Ratna. Sehingga ketila bertemu dengan Rudi S. Tamara, Ratna yang terobsesi pengin punya pacar seorang seniman, langsung jatuh cinta pada Rudi S. Tamara. Apalagi Rudi tampak baok dan penuh perhatian. Siapa sebenarnya Rudi S. Tamara? Benarkah dia tulus mencintai Ratna? Untuk lebih jelasnya, ikuti saja kisah menarik ini.

Sinopsis Novel


17 tahun!
oleh Leyla Imtichanah

“Untuk ulang tahun besok, aku nggak mau dipestain besar-besaran kayak dulu. Aku ingin dirayainnya bareng anak-anak yatim.”

          Perkataan itu meluncur dari bibir Yasmin, gadis yang sebentar lagi akan berusia tujuh belas tahun. Putri seorang pengusaha kaya yang bersekolah di Pesantren Islam Modern.

          Yasmin memang sudah tidak ingin lagi merayakan hari ulangtahunnya secara neriah, seperti yng biasa ia lakukan ditahun-tahun sebelumnya.

          Itu sebabnya, pada saat liburan sekolah nanti ia ingin langsung pulang ke Jakarta. Ia membayangkan betapa sangat menyenangkan jika merayakan hari ulangtahun bersama anak-anak yatim. Ia ingin berbagi tawa dan canda bersama mereka. Ia ingin berbagi cerita… Ia ingin berbagi kasih sayang… Ia ingin…

          Bibirnya tersenyum manis membayangkan semua itu. Namun, Yasmin tidak tahu, bahwa di Jakarta menjelang hari ulangtahun ke 17-nya nanti, seorang pemuda akan menculiknya..

Rabu, 13 Maret 2013

Maniez Tapi Munafik


Sebut saja dengan nama didit. Dia adalah seorang gadis yang maniez, pemalu tapi gak malu-maluin, periang dan suka bercanda, termasuk cerewet. Jangan salah, dia juga pencari cowok idaman yang paling dibanggakan saat dikelas. Dia adalah anak SMAN 1 Cakrawala. Masih kelas 2 SMA sich? Tapi menurut dia itu sudah cukup dewasa dan Anak kedua dari tiga bersaudara dari keluarga terpandang.

Banyak anak SMA yang hilir mudik dan merasa cemas karena bel masuk sekolah sudah tiba. Burung-burung yang biasanya stess karena jeritan siswa SMA, mendadak diam seribu bahasa dan hembusan angin yang membuat bulu kuduk merinding.

            “tha…tau gak siy? Gw dapet nomor baru lagi!! Dengerin cerita gw yach?”. Saat itu jam pelajaran sudah dimulai. Mulut didit merocos terus bak mercon, nanta yang tadinya bernyanyi kecil dimeja, akhirnya diam dan mendengarkan didit bercerita. “i…iya…gw dengerin qo!!”. Belum beberapa detik, mulut didit kembali mengeluarkan suara dengan ekspresi yang super heboh. “tau gak tha? Ada cowok yang mau kenalan sama gw? Namanya angga anak depok estate, terus sekolahnya di SMA 3 depok, ugh…kayanya maniez banget dech, gw jadi penasaran niey!! Kalau gw ketemu sama dia, gw pengen nyubit dia duluan. Tapi, gw gak berani. Dia ngajak ketemuan gitu tha?? Loe mau khan nemenin gw? Duch…gw bingung harus pake….”. “stop…..!!!”. nanta memotong cerita didit. “didit, kalau ngomong jangan pake scenario!! Loe tau gak siey? Dari tadi udah ada guru!!”. “upz…maaf dech… OoYa…tapi nanti dirumah qta lanjutin lagi yach?”. Saat itu mereka mulai melanjutkan pelajaran hingga jam sekolah telah tiba. Teeeeeeetttt…….

            “tha…gw pengen kerumah loe?, tunggu gw didepan rumah yach?”. Didit cepat menutup telepon dan cepat beranjak pergi menuju rumah nanta. Setelah beberapa menit, didit telah sampai dirumah nanta. “hai tha..!!”. didit menyapa. “hai juga…mau diterusin nich mba ceritanya?”. “iya dunk. Loe harus dengerin cerita gw!!”. Kemudian didit mulai bercerita. Tiba-tiba saat dipertengahan cerita, HP didit berdering dan kemudian membaca SMSnya. “tha..?? angga mau maen kerumah gw? Trus gw harus gimana niey? Tha…gw beneran bingung, gw takut…???”. “biasa aja dunk mba…ya udah loe ketemuan aja, lagipula ketemuannya dirumah loe. Cuma ketemu doank. Itu khan yang loe mau selama ini?”. “iya sich tha? Tapi gw takut!! Loe temenin gw yach?”. Didit mulai merayu nanta. “gw gak mau ikut!! Titik gak pake koma!!”. “tapi tha…?”. “udah sana loe pulang, terus dandan yang paling cantik. Abis itu loe ceritain semua yang terjadi sama angga”. “tha…gw takut??”. “ loe gak perlu takut sayang? Kapan lagi loe ketemuan sama cowok”. Lalu didit pulang.

“ha…hallo??”. Cowok yang bernama angga itu menyapa dengan wajah terpana. Kemudian didit membalas. “hallo” dengan wajah yang pucat padam. Tak terkira, cowok yang selama ini diidamkan didit, akhirnya datang dengan style yang cool. Setelah beberapa jam mereka berkenalan dan bercanda ria. Tanpa diduga, angga mulai mengatakan perasaan kasihnya pada didit. Didit yang awal bertemu gugup pada akhirnya hanya bisa terdiam dan mengeluarkan ekspresi yang gak pernah mau dikeluarin (ngupil) pada teman-temannya. Tanpa dia berfikir panjang. Didit pun menerima angga sebagai cowok impian. Jelas dia menerima angga. Secara, angga itu orangnya cool abiz…!! Siapa yang mau nolak cowok sekeren kaya dia. Mulai dari tanggal 12 agustus 2007. mulai saat itulah mereka menjalin sebuah cinta kasih.

            Dikeindahan malam bertabur dengan bintang-bintang dan dibawah sang rembulan yang bersinar terang, mereka menjalin sebuah kasih. Malam itu adalah malam pertama mereka untuk memadu kasih. “sayang…kamu beneran sayang dan cinta sama aq??”. Angga bertanya pada didit dengan tatapan serius tapi lembut. “iya. Aq beneran sayang sama kamu. Kamu tau gak? Kamu itu cowok yang selama ini aq impikan”. Menjawab dengan ekspresi yang malu. “ich…sayang bisa aja, sayang mau nerima aa apa adanya?”. “iya aa…aq terima aa apa adanya, emangnya kenapa sich?”. Didit merasa heran karena angga tidak percaya kalau dia bener-bener mencintainya. “aq cuma pengen tanya aja? Aq cuma pengen ngomong jujur tapi kamu janji jangan marah yach?”. “emang aa mau ngomong apa? Omongin aja sama aq? Aq janji, aq gak akan marah”. “sebenarnya nama aq bukan angga tapi nama aq randy?? Eitz…sayang udah janji gak akan marah khan?”. “iya…aq gak marah? Bagus dech..aa dach berani jujur sama aq!! Itu lebih bagus daripada aa bohong sama aq?”. “sayang…aq sayang banget dech sama kamu, aa janji gak akan pernah ninggalin kamu”. Randy yang tadinya dikenal dengan nama angga mulai mencoba merayu. “ich…aa ini?? Gombal juga yach??”. Setelah berjam-jam hingga larut malam. Akhirnya mereka pulang dalam keadaan hati yang senang.

            Setelah beberapa minggu mereka jadian, randy sudah jarang bertemu dengan didit. Yach?? Alasannya randy banyak les gitu. Padahal didit tau sendiri kalau randy jarang masuk sekolah. Alasan itu terus dipakai randy dan sampai akhirnya mereka bertemu. Ugh…sudah berbulan-bulan mereka gak pernah bertemu. Akhirnya tuhan mempertemukan mereka. Duch..?? seperti biasa, mereka begitu mesra. Jalan bareng berdua, pegangan tangan, dempet pula. Setelah seharian penuh mereka bertemu dan rasa kangen mereka sudah terobati. Keesokan harinya rumah didit sepi. Semua anggota keluarganya pergi kebandung. Jadi, Cuma didit yang sendirian dirumah. Entah kenapa, tiba-tiba aja didit nelepon randy dan menyuruh datang kerumahnya. Sampai beberapa menit berlalu. Randy pun datang dan masuk kedalam rumah. Didit duduk didepan ruang TV bersama randy. Setan apa yang hinggap di jiwa randy. Randy mulai merayu-rayu, mendekat, megang tangan dan membawa didit kedalam kamar. Mengapa bodohnya didit saat itu. Dia tidak merasakan apa yang telah dilakukan oleh randy didalam kamar. Hal yang seharusnya tidak terjadi dan tidak diinginkan, dilakukanlah oleh mereka. Oh my god!! Didit baru menyadari kalau dia sudah gak virgin saat hal itu telah dilakukannya bersama randy. Detik, menit, jam, dan hari itu juga didit meminta pertanggung jawaban dari randy. Tapi randy hanya mengatakan “YA”. Bodohnya lagi, didit percaya apa yang telah randy katakan dan telah dilakukan pada didit. Hingga 3 bulan berlalu, tidak ada kabar dari randy. Dia pergi meninggalkan didit begitu saja. Terakhir, didit hanya berbicara lewat telpon dan tetap meminta pertanggung jawaban. Saat itulah kehidupan didit yang tadinya sempurna, mendadak hancur karena perbuatan randy. Dan sampai tanggal 30 january 2008, didit tidak mendapatkan kabar dari randy.

            “apa?? Randy ditunangin!!!”. Didit menjerit kaget saat dia tau kabar itu datang dari temannya randy dirangkas. Hari itu juga, hati, perasaan, dan fikiran didit hancur. Depresi, stess. Dia baru menyadari betapa munafiknya randy hingga mau menerima tunangannya. Sampai pada bulan February, didit yang tadinya cuek abis sama sahabatnya, nanta. Kini kembali dan menceritakan kisahnya dengan randy. Saat bulan februari-lah kehidupan baru didit kembali dimulai…..



SELESAI……………

ASRAMA PUTRI


FITNAH BERBUAH KEBAIKAN

Di suatu tempat di atas perbukitan terdapat asrama yang di huni oleh anak-anak putri, Asrama itu di beri nama “Ladies Home”. Dari kejauhan terlihat murid-murid Asrama sedang duduk sambil bercakap-cakap, suasana tersebut terlihat juga di depan kelas 2.

Aulia              : DoooooorR...... (teriak Aulia mengagetkan Ocha dan Cha-Cha)
Cha-cha       : Lo nie ya.....!!! Bikin Gw jantungan aja ,kalo Gw mati gimana? (ucap Cha-cha kepada Aulia).
Aulia              :Ya.. sori gw kan Cuma bercanda.
Ocha             : Udah-udah jangan ribut ja,, mending kita masuk kelas...!!! (ajak Ocha     sambil memegang bahu Aulia dan Cha-cha).

Ketika Ocha, Cha-cha dan Aulia masuk ke kelas, tak lama kemudian bel pun berbunyi....teeeeeeet.....teeeeet..... Di dalam kelas terlihat Rani, Eca, Rena yang sedang bercerita. Kemudian mereka kembali ke tempat masing-masing setelah mengetahui guru bahasa indonesia datang.

Bu Ramel       : Selamat Pagi Anak-anak... (Sapa Bu Guru)
Murid             : Selamat Pagi Bu..........!! (Semua murid menjawab)
Bu Ramel       : Hari ini kita akan ulangan, siapkan kertas dan alat tulis  kalian..!!!
Murid             : Huuuuuuuh...... (Sorak semua anak-anak).
Eca                  : Duuh,,, gimana ni..??? Gw kan belum belajar.
Ocha               : Udah deh ga usah so sibuk..!!! (sentak Ocha sambil melirik sinis ke Eca).
Bu Ramel       : Sudah-sudah jangan banyak alasan...!!!
                        Ya sekarang no.1,, (Bu ramel membacakan soal sampai selesai).
Rena               : Untung ja semalem dah sempet baca...
Cha-cha          : Eh... Rena awas lo klo lo ga nyontekin gw..!!! (bentak Cha-cha).
Rena               : Iya.. iya klo gw bisa,,
Bu Ramel       : Ayo cepat waktunya tinggal 10 menit lagi,,tidak usah pada diskusi...!!!
Ocha               : Eh,,ca..gw liat no 3 donk...????
Eca                  : Belum tuh..!!!
Ocha               : Ich pelit banget sih loch...!!!
Bu Ramel       : Ayo sekarang kumpulkan.. waktunya habis,, ibu hitung sampai 3.... (Bu  Ramel mulai menghitung).

Dan semua anak-anak pun mengumpulkan kertas ulangannya dan langsung keluar karena waktu telah menunjukkan jam istirahat.. Sementara suasana kantin berubah ramai.Disana pun terlihat Cha-cha, Rena, Echa, dan Aulia.

Cha-cha          : Re’,, ko’ loe pelit banget sich..
Rena             : Sory Cha,, bukannya gw pelit, tapi ini khan pelajaran bu Ramel. Jadi gw ga’ berani ngasih tau jawaban ulangannya.
Echa                : Iya,, makanya kalo mau nyontek liat situasi donk!!

Cha-cha pergi meninggalkan mereka berdua dan menuju ke tempat Ocha dan Aulia.

Cha-cha          : IiicChH,, Gw kesel banget tau ma Rena!!
Ocha               : Emang loe kenapa ma Rena??
Cha-cha          : Masa sich tadi gw minta jawaban ulangan ga’ di kasih..
Aulia               : Yha salah loe sich,, kenapa loe nyontek ma dya, udah tau dya orangnya pelit.
Cha-cha          :Uuuch.. poko’nya gw kesel banget ma dya. (Sambil menggebrakkan tangan ke meja).

Bel pelajaran ke-3 pun berbunyi. Murid berlarian memasuki kelas. Situasi kelas pun ramai kembali. Kemudian Rani masuk dan memberikan tugas dari bu Mia, karena Beliau hari ini tidak masuk..


Rani                : Assalamu’alaikum. . .
Murid             : Wa’alaikum salam. . . (Serentak)
Rani                : Temen-temen bu Mia ga’ masuk,kata guru piket beliau sakit.
Aulia dkk       : Asyiiik donk ga ada guru jadi kita bisa bebas..!!
Rani                : Jangan seneng dulu donk. .bu Mia nitipin tugas buat  kita. Kita harus ngerjain latihan soal matematika halaman 25,, no 1-15.
Aulia               : Banyak banget sich. . Bodo acChH.. males tau ngerjainnya! Biar ja yang pinter yang ngerjain,, khan gw tinggal nyontek.
Ocha               : Iya, , Paling juga nanti ga’ bakal dikumpulin.
Rani                : Kata siapa?? dikumpulin tau.. poko’nya kalo udah selesai nanti dikumpulin.

Sementara semua murid sudah selesai mengerjakan dan mengumpulkan tugas tersebut,  kecuali Ocha, Cha-cha, dan Aulia tidak mengerjakan dan mereka tidak memikirkan akibatnya. Keesokan harinya,, bu Mia membagikan hasil tugas yang telah dikerjakan kemarin.

Bu Mia           : Selamat pagi anak-anak...
Murid             : Pagi bu... (Semua menjawab serentak)
Bu Mia           : Ibu akan membagikan hasil pekerjaan kalian kemarin.
Ocha dkk       : WaacCh.. dibagiin tuch,, kita khan belum ngerjain.Gimana nich?? pasti kena hukum lagi.

Semua murid sudah menerima nilai tugas kemarin, Kecuali Ocha, Cha-cha, dan Aulia.

Bu Mia           : Untuk yang belum menerima hasil nilai, ibu tunggu di kantor sekarang.

Bu Mia keluar dari kelas menuju kantor diikuti oleh Ocha dkk. Sementara suasana di kantor. . .

Bu Mia           : Kalian ini ga’ ada bosen-bosennya dihukum yach.. Ibu udah ga’ sanggup menasehati kalian.
Cha-cha          : Gini Bu.. kemaren kata Rani tugas itu ga’ dikumpulin. Makanya kita ga’ ngerjain.
Bu Mia           : Coba Cha,, Panggil Rani suruh ke sini.

Kemudian Cha-cha menuju kelas dan memanggil Rani untuk segera ke Kantor.
Dua menit kemudian Rani bersama Rena dan Echa telah tiba di Kantor.
Percakapan pun terdengar ricuh..

Bu Mia           : Ran, emang bener apa yang dikatakan mereka, kalo kamu berkata tugas dari ibu kemaren ga’ dikumpulkan?? Padahal khan tugas itu buat tambah nilai kalian.
Rani                : Ga’ bu.. Saya ga’ bilang kya gitu . Itu fitnah bu.
Ocha               : Udah dech Ran, ga’ usah boong! Bener khan Cha, Ya??
Rena               : ga’ bu, mereka boong !
Echa               : Iya, mereka aja yang emang ga’ mau ngerjain.Trus malah nyari kambing hitam.
Bu Mia           : Sudah, Ibu tau mana yang bener dan yang salah. Ibu yakin  kalo Rani sangat amanah orangnya. Kalian tidak pernah jera dengan hukuman yang lalu. Mulai hari ini kalian Ibu Scors selama 3 hari.
Aulia dkk       : Iya bu..

Ternyata, Hukuman tersebut mampu membuat mereka jera dan berniat untuk meminta maaf kepada teman-teman dan para guru. 3 hari kemudian, mereka menjalani kehidupan di Asrama kembali dan langsung meminta maaf kepada teman dan guru-guru.

Ocha              : Teman-teman maafin gw yach..selama ini gw udah banyak salah ma kalian. Maafin gw yach. . .
Cha-cha          : Iya, Maafin gw juga yach.. kalian mau khan maafin gw??
Aulia               : Maafin Aulia juga yach,, selama ini sering bikin kalian kesel.
Echa               : Udah deCh,, sebenernya kita semua tuch, udah maafin kalian dari kemaren-kemaren.
Rani                : Iya,, Kita tuch Cuma ga’ bisa aja terima sikap kalian. Makanya, mulai sekarang kalian ubah sikap buruk kalian.
Cha-cha          : Iya dech,, Kita janji ga’ bakal ngulangin perbuatan ini lagi. Iya khan???   ( Tanya Cha-Cha kepada Ocha dan Aulia).
Ocha dan Aulia hanya menganggukkan kepala..
Akhirnya, mereka bertiga bisa merubah sikap mereka menjadi lebih baik dan memiliki banyak teman. Guru-guru pun senang menerima sikap baru mereka, dan sekarang tidak ada lagi keributan dalam kelas.



SELESAI. . .

MOTIVASI


“ANDA HARUS KUAT JALANIN HIDUP ANDA “
“KEHIDUPAN ITU HARUS BEWARNA DENGAN SUKA DAN DUKA”
DIMANA SETIAP ORANG AKAN MENGALAMI BENAR- BENAR KETERPURUKAN DAN TIDAK ADA YANG MENOLONG JUSTRU DIBALIK ITU ADA HIKMAH YANG TERSEMBUNYI DAN ANDA AKAN MERASA BERUNTUNG TELAH MENGALAMI NYA”
“DI KEADAAN ITU ANDA AKAN MERASA MENJADI KUAT DAN TEGAR DARI YANG SEBELUMYA DAN AKAN MENDAPATKAN YANG TERBAIK DARI YANG SEBELUMNYA”
“KETERPURUKAN ANDA DAN KESEDIHAN ANDA AKAN MEMBAWA KEBAHAGIAAN YANG TIDAK ANDA BAYANGKAN SEBELUMNYA”
“KETERPURUKAN AKAN MENJADI KEBAHAGIAAN”
“KESEDIHAN AKAN MENJADI TAWA DALAM HIDUP ANDA”
“SETIAP TETESAN AIR MATA ANDA AKAN MENJADI CAHAYA INDAH DALAM HIDUP ANDA”
“ SETIAP LAMUNAN ANDA AKAN MENJADI SENYUMAN MANIS ANDA”
NIKMATI SETIAP KEBAGIAAN YANG ADA DSEKELILING ANDA
“KARENA  TANPA SEPENGETAHUAN ANDA KEBAHAGIAN SELALU ADA D SETIAP LANGKAH ANDA”
NIKMATI SETIAP LANGKAH ANDA DAN KEHIDUPAN ANDA CINTA DAN HARAPAN SERTA KEBAHAGIAAN ADA DSEKELILING ANDA
KUNCINYA ADA PADA DIRI ANDA SENDIRI
BERDOALAH KETIKA ANDA SEDANG BERDUKA DAN BAHAGIA
ENJOY WITH YOUR SELF
                                                                                     

KEHANCURAN SEBUAH SAHABAT


KEMBALINYA SEORANG SAHABAT

Sebut saja dengan nama nikel. Dia adalah seorang gadis yang pemalu tapi gak malu-maluin, tetap ceria meski dilanda masalah, mungkin dia cerewet juga. Dia adalah anak dari keluarga terpandang dan sekolah di SMAN 1 BUDI LUHUR. Dia duduk dikelas 2 bersama temannya yang bernama niska. Meski dia pemalu, tapi dia banyak mempunyai teman dan sahabat. Dia juga rela berkorban demi sahabatnya, widi.  Widi adalah salah satu sahabat yang paling dekat dengan nikel. Persahabatan mereka terjalin saat mereka masih duduk di bangku SMP tepatnya kelas 3. saat ini mereka masih satu sekolah tetapi berbeda kelas.

Banyak anak SMA yang hilir mudik  dan merasa cemas karena bel masuk sekolah sudah tiba. Burung-burung yang biasanya stress karena jeritan siswa-siswi SMA, mendadak dia seribu bahasa dan hembusan angin yang membuat bulu kuduk merinding.

            “Nis….tadi widi cerita ma gw?”. Saat jam pelajaran telah dimulai. Mulut nikel merocos terus bak mercon, niska yang tadinya bernyanyi kecil dimeja depan dekat guru, akhirnya diam dan mendengarkan nikel bicara. “nis?? Loe dengerin gw gak siey? Jangan ngeliatin gw kaya gitu donk!!!”. “i…iya…gw pasti dengerin loe qo!!”. Belum beberapa detik, mulut nikel kembali mengeluarkan suara dengan ekspresi wajah yang heboh. “tau gak nis?? Widi lagi deketin cewek? Ugh…gw seneng banget. Dia khan udah lama gak punya cewek. Akhirnya dia lagi deket sama cewek incarannya?”. “emang ceweknya anak mana?”. “ceweknya tuch satu komplek sama widi!!!”. “dia udah mau dapet cewek? Loe kapan dapet cowok?”. “gw?? Gak dapet cowok juga gak papa? Asal widi bahagia duluan sama cewek itu…!!! Baru deh gw!!”. “loe lebih mentingin sahabat loe yah daripada diri loe sendiri?”. “gw pengen widi duluan yang bahagia, baru gw”. “loe terlalu baik buat widi??”. “masa sih!!”. “sSst…..guru udah dateng tuh!!”. Saat itu, pelajaran mereka dimulai. Delapan jam pelajaran telah mereka lalui. Akhirnya bel pulang yang ditunggu semua siswa-siswi di SMA tiba. teEEEEeeeeeeTTTtTt………………

            “Nis…gw pulang duluan yah?”. “siep!! Hati-hati yah???”. Kemudian mereka pulang kerumah masing-masing dan melakukan segala aktivitas dirumah.

            Setelah beberapa hari kemudian. Ada kabar dari widi, kalau dia sudah jadian sama cewek tersebut. Kegembiraan yang terpancar dari wajah widi dan nikel terlihat. Kemudian widi datang menghampiri rumah nikel. “nikel….nikel???”. “iya…sebentar!!”. Saat nikel keluar. “kel? Gw udah jadian sama laras?. “ waw….!! Masa siey?”. “beneran. Gw gak bo’ong!!”. “ ya bagus dech? Mudah-mudahan loe awet yach sama laras”. “duch.. makasih banyak yah, oia…gw udah ditunggu sama laras niey!! Gw kelaras yah?”. “Cuma ngasih kabar gitu doank!!”. “iya…abis gw udach ditunggu sama laras”. “ywdah sana!! Loe hati-hati dan jaga laras baik-baik yah?”. Setelah seminggu widi jadian dengan laras. Tidak ada lagi waktu, menit dan detik pun untuk nikel bersama widi. Semua waktu widi telah diluangkan untuk laras. Kini kesedihan kembali datang pada nikel, tapi nikel tetap percaya pada widi, bahwa dia akan kembali bersama nikel. Sampai yang ditunggu pada batas akhir. Widi tetap tidak muncul dan mungkin benar-benar melupakan nikel. Sampai pada akhirnya hubungan komunikasi antara widi dan nikel telah terputus. Pengorbanan nikel untuk membuat widi bahagia sia-sia. Pengorbanan yang dilakukan nikel sama sekali tidak pernah dipandang oleh widi. Kekecewaan yang dirasakan nikel saat itu telah membuat nikel begitu benci dengan widi.

            Setelah 6 bulan mendatang…….
            Nikel mendapatkan apa yang dia mau selama ini, Seorang sahabat. Sahabat baru telah muncul kembali dikehidupan dia. Tapi sangat disayangkan, dia bukanlah widi, melainkan teman barunya yang sudah nikel percaya, radit. Persahabatan mereka terjalin saat widi pergi dari kehidupan nikel.

            Saatnya kenaikan kelas yang membuat bulu kuduk dan jantung yang berdetak lebih kencang dialami oleh  semua siswa-siswi. Akhirnya nikel, radit, dan niska naik kelas dan berkumpul menjadi satu kelas. Pada saat itulah nikel mendengar kabar burung dari temannya niska, kalau widi telah putus hubungan dengan laras. Sampai suatu ketika widi kembali pada nikel. Awalnya nikel amat begitu kecewa dengan widi. Begitu teganya dia meninggalkan nikel hanya karena seorang cewek. Tapi, dorongan dan nasihat dari radit dan niska yang membuat nikel menerima kembali widi sebagai sahabatnya. Dan widi berjanji tidak akan mengulangi kesalahan yang dulu pernah ia lakukan.

Akhirnya mereka kembali menjadi satu sahabat. Dan sampai pada kelulusan sekolah. Mereka tetap menjadi sahabat. Sahabat yang tidak akan pernah ditinggalkan. Suka dan duka akan tetap mereka lalui bersama.



SELESAI……

           

Mama Papa Kuu….


Mama…
Mama yang telah merawatku selama 9 bulan.
Mama yang telah memperjuangkan hidup dan matinya hingga aku dapat hadir didunia ini.

Papa…
Papa yang telah mendidikku.
Papa yang rela bekerja banting tulang.
Ikhlas mengeluarkan keringatnya agar aku dapat menikmati hidup.

Detik demi detik.
Hari demi hari.
Tahun demi tahun.
Apakah yang dapat kulakukan untuk membalas mereka???

Sering aku tutup kuping, ga mau dengar kata mereka.
Sering banget aku bohong kepada mereka untuk kepuasan aku.
Sering aku melawan, jika mereka marah karena kenakalanku.
Sering juga aku banting pintu dihadapan mereka, jika mereka tidak mengabulkan permintaanku.

Tapi…
Apakah mereka memendam perasaan dendam kepadaku???
Tidak sama sekali…..!!!!

Mereka dapat ikhlas memaafkan kekhilafanku.
Mereka tetap menyayangiku dalam setiap hembusan nafas mereka.
Bahkan mereka tetap menyebut namaku dalam setiap doa-doa mereka hingga aku menjadi seperti sekarang ini.

Ya Tuhan…
Betapa durhakanya aku.
Tidak sadarkah aku bahwa mereka adalah orang yang sangat berarti dalam hidupku.

Langkah-langkahku terhenti dihadapan mereka.
Dan ku pandangi mama papa ku inci demi inci.
Badan yang dulu tegap dan kekar kini mulai membungkuk.
Rambut yang dulu hitam kini mulai memutih.
Dan kulit mereka yang dulu kencang kini mulai keriput.
Aku tatap mata mereka yang mulai berbinar-binar dan meneteskan air mata bahagia.

Ku cium mereka.
 Kupeluk mereka sambil berkata..
“Mama Papa, yang aku berikan hari ini tidak akan cukup membalas semua yang telah Mama Papa berikan kepadaku”.

Terimakasih Mama…
Terimakasih Papa…
Aku akan mencintai Mama dan Papa sampai akhir hayat nanti.



Ratna D. Anggraeni

SAHABAT


Mempunyai satu sahabat sejati lebih berharga dari seribu teman yang mementingkan diri sendiri. Apa yang kita alami demi teman kadang-kadang melelahkan dan menjengkelkan, tetapi itulah yang membuat persahabatan mempunyai nilai yang indah. Persahabatan sering menyuguhkan beberapa cobaan, tetapi persahabatan sejati bisa mengatasi cobaan itu bahkan bertumbuh bersama karenanya… Persahabatan tidak terjalin secara otomatis tetapi membutuhkan proses yang panjang seperti besi menajamkan besi, demikianlah sahabat menajamkan sahabatnya. Persahabatan diwarnai dengan berbagai pengalaman suka dan duka, dihibur - disakiti, diperhatikan - dikecewakan, didengar-diabaikan, dibantu - ditolak, namun semua ini tidak pernah sengaja dilakukan dengan tujuan kebencian. Seorang sahabat tidak akan menyembunyikan kesalahan untuk menghindari perselisihan, justru karena kasihnya ia memberanikan diri menegur apa adanya. Sahabat tidak pernah membungkus pukulan dengan ciuman, tetapi menyatakan apa yang amat menyakitkan dengan tujuan sahabatnya mau berubah. Proses dari teman menjadi sahabat membutuhkan usaha pemeliharaan dari kesetiaan, tetapi bukan pada saat kita membutuhkan bantuan barulah kita memiliki motivasi mencari perhatian, pertolongan dan pernyataaan kasih dari orang lain, tetapi justru ia berinisiatif memberikan dan mewujudkan apa yang dibutuhkan oleh sahabatnya. Kerinduannya adalah menjadi bagian dari kehidupan sahabatnya, karena tidak ada persahabatan yang diawali dengan sikap egoistis. Semua orang pasti membutuhkan sahabat sejati, namun tidak semua orang berhasil mendapatkannya. Banyak pula orang yang telah menikmati indahnya persahabatan, namun ada juga yang begitu hancur karena dikhianati sahabatnya. Ingatlah kapan terakhir kali kamu berada dalam kesulitan. Siapa yang berada di samping kamu ?? Siapa yang mengasihi kamu saat kamu merasa tidak dicintai ?? Siapa yang ingin bersama kamu saat kamu tak bisa memberikan apa-apa ?? karena sahabat, semua indah pada waktunya….